Jakarta, Biasanya ibu-ibu muda takut memandikan bayinya
karena khawatir akan menangis saat dimandikan. Padahal wajar jika bayi
menangis saat dimandikan. Walau demikian, ada beberapa hal yang perlu
diperhatikan saat memandikan bayi baru lahir.
"Jika ingin
memandikan bayi, gunakan air hangat. Jangan gunakan air dingin sebab
kulit bayi masih sangat tipis sehingga lebih cepat merasa kedinginan.
Selain itu, gunakan waslap yang lembut agar kulit bayi tidak iritasi,"
terang dr Aditya Suryansyah, SpA(K) kepada
detikHealth seperti ditulis pada Rabu (8/5/2013).
Dr
Aditya yang merupakan dokter spesialis anak di RSAB Harapan Kita dan
RSIA Buah Hati Ciputat ini menyarankan jika menggunakan perlengkapan
mandi seperti sabun dan shampo, haruslah menggunakan sabun dan shampo
khusus bayi. Sabun dan shampo khusus bayi memiliki formula yang lebih
lembut dibandingkan sabun dan shampo untuk dewasa.
Setelah bayi
mandi, sebaiknya ibu jangan menggunakan minyak telon sebab akan membuat
bayi merasa panas. Dr Aditya menyarankan untuk cukup memberikan pakaian
yang tertutup, maka bayi akan beradaptasi dengan suhu ruangan. Tapi
sampai kapankah bayi harus dimandikan dengan air hangat?
"Untuk
mandi, sebaiknya gunakan air hangat terlebih dahulu agar kulit bayi
terbiasa. Jika sudah berusia 36 minggu keatas, bisa mulai menggunakan
air dengan suhu normal (tidak hangat, namun juga tidak dingin) pada air
mandi bayi," terang dr Piprim Basarah Yanuarso, SpA (K).
Lebih
lanjut lagi, dr Piprim yang merupakan dokter anak di RSCM dan RS
Hermina, Bekasi ini menerangkan bahwa bayi dengan berat badan di bawah
2,5 kg biasanya lebih rentan terhadap cuaca dingin sehingga harus selalu
menggunakan air hangat saat dimandikan.
"Ini karena tubuhnya belum bisa menyesuaikan suhu di sekitarnya dengan cukup baik," imbuhnya.
Untuk teknik memandikan bayi, berikut ini dipaparkan tata cara memandikan bayi seperti dikutip dari buku
‘Rahasia Ibu Pintar: Panduan Merawat Bayi Pasca Persalinan Sampai 12 Bulan’ yang ditulis Nini Umi Nazwa.
1.
Siapkan semua perlengkapan yang diperlukan untuk memandikan anak,
seperti ember (bak mandi), sabun, sampo, handuk, dan washlap. lsi bak
mandi anak dengan air hangat.
2. Gunakan pergelangan tangan
ataupun siku Anda untuk memastikan suhu yang tepat. Pastikan airnya
tidak terlalu dingin ataupun panas. Air yang masih panas akan sangat
berbahaya. Jika memungkinkan, turunkan suhu air sampai 40 derajat
celsius agar anak lebih nyaman.
3. Pilihlah tempat memandikan
anak yang hangat, bukan tempat yang banyak anginnya karena akan membuat
anak Anda kedinginan. Jangan lupa siapkan baju ganti yang hendak
dipakaikan setelah anak mandi.Tata rapi sesuai urutan pemakaian.
Misalnya paling bawah bedong, baju, popok, gurita/kaos tipis.
4.
Anda harus memastikan semuanya siap sebelum mulai memandikan anak. Jika
ada suatu barang kelupaan, Anda harus mengambil benda itu dengan membawa
serta anak Anda. Jangan biarkan ia di ternpat itu walau hanya sedetik.
5.
Setelah semuanya siap, ambil anak Anda dan taruhlah di atas perlak.
Lepaskan baju satu per satu. Bersihkan lebih dahulu jika si kecil
ngompol atau pup.
6. Basuh muka dengan washlap yang telah dicelupkan air hangat (tanpa sabun). Termasuk juga bagian luar telinganya.
7.
Sabuni tubuh anak mulai dari dada, lipatan leher, ketiak, tangan, jari,
paha, kaki, terakhir yang paling kotor, yaitu lipatan paha, area
kelamin, dan pantat.
8. Untuk membersihkan punggungnya, balikkan
tubuh anak dengan cara menyangga tubuhnya dan pegang erat ketiaknya
dengan tangan kiri. Gunakan tangan kanan untuk membilas bagian belakang.
9.
Jika ingin rnembersihkan rambutnya, basuh dan bilaslah dengan penuh
kelembutan, gunakan sabun dan sampo khusus anak. Kerjakan hanya sekali
atau dua kali seminggu. Sebab anak baru lahir tidak perlu mandi setiap
hari, tetapi cukup membasuh muka dam membersihkan bagian yang kotor
seperti lipatan leher, ketiak dan area popok. Pastikan tidak ada busa
sabun yang masuk ke mata anak.
10. Setelah sabun dan busa hilang,
keringkan anak Anda dengan handuk lembut dan bersih. Jangan lama-lama
dalam memandikannya, nanti kedinginan. Pastikan anak Anda hangat dan
kering dengan menyelimutinya memakai handuk bersih setelah dimandikan,
terutama pada lipatan-lipatan tubuh.
11. Pindahkan anak ke
susunan pakaiannya. Perhatikan tali pusarnya. Jika ada kotoran atau
kerak di pinggiran atau bagian dalam pusar, bersihkan dengan cotton buds
yang telah dibasahi alkohol 70 persen. Lau olesi perut dan punggung
anak dengan minyak telon. Boleh diberi bedak, tetapi tidak harus. Pada
lipatan-lipatan boleh juga diberi krim. Setelah itu pakaikan popoknya,
baru kemudian bajunya.
12. Setelah anak mengenakan baju,
bersihkan mata, mulut, dan telinga. Bersihkan kedua matanya dengan kapas
yang telah direndam air matang, dari ujung mata ke arah hidung. Gunakan
kapas yang berbeda untuk masing-masing mata.
13. Bersihkan
lubang hidung dan daun telinga dengan cotton buds. Jangan masukkan
cotton buds ke dalam lubang telinga. Bersihkan bagian luar telinganya
saja.
http://health.detik.com