Tampilkan postingan dengan label Tips Bayi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Bayi. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 01 Juni 2013

Jaga Keamanan Bayi


Jaga Keamanan Bayi  Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda

Mungkin sebagian orang menganggap sepele tentang keamanan bayi karena dibawah 6 bulan bayi belum terlalu banyak bergerak. Namun Jangan pernah abaikan! Kecelakaan bisa terjadi kapanpun dan dimanapun.
  • Jangan merokok di dekat bayi di dalam atau luar rumah. Bayi yang menjadi perokok pasif akan lebih mudah menderita pneumonia, bronchitis, penyakit paru-paru lainnya, infeksi telinga dan gejala-gejala awal asma .
  • Usahakan bayi selalu berada dalam pengawasan ayah bunda meskipun dia sedang tertidur nyenyak di tempat tidurnya.
  • Selalu awasi dan pegangi bayi ketika berada di ketinggian, misalnya ketika sedang duduk di kursi makan, sedang mengganti popok atau sedang diletakkan di atas tempat tidur karena bisa saja bayi berguling dan terjatuh.
  • Jangan dudukkan bayi di car seat yang diletakkan di atas meja atau tempat yang tinggi dari permukaan. Car seat itu bisa secara tidak sengaja jatuh karena senggolan.    
  • Jangan menggoncang-goncang tubuh mungil bayi atau melemparkan ke atas dengan maksud bercanda. Baby syndrome yang berupa kerusakan serius pada otak bahkan kematian bisa mengancam.
  • Untuk menghindari resiko tercekik, hindari memakaikan rantai atau tali lebih dari 15 cm pada pakaian bayi, mainan atau barang-barang miliknya. Perhatikan juga agar pakaian bayi terjahit rapi dan tidak meninggalkan sisa benang. Jangan tinggalkan benda-benda sejenis tali ataupun kalung dalam jangkauan bayi.
  • Jauhkan kabel telepon, kabel listrik ataupun tali tirai gorden dan sejenisnya dari tempat tidur maupun tempat mengganti popoknya agar bayi tidak bisa menjangkaunya.
  • Letakkan selalu bayi dalam posisi terlentang ketika tidur, meskipun itu hanya tidur siang. Tidur terngkurang bisa beresiko kematian mendadak pada bayi atau SIDS (Sudden Infant Death Syndrome).
  • Jangan letakkan bayi dekat dengan jendela terbuka meskipun hanya sejenak, apalagi dengan jendela luar. Bahaya terjatuh atau diculik mengancam.
  • Jangan pernah tinggalkan bayi sendirian tanpa pengawasan. Kebakaran atau kecelakaan lainnya bisa saja terjadi dalam hitungan detik. Hindari juga meninggalkan bayi sendirian di dalam kamar dengan hewan peliharaan meskipun tampaknya jinak.
  • Sangat berbahaya meninggalkan bayi sendirian di dalam mobil meski hanya sesaat. Mobil menyala saat berhenti atau dalam keadaan panas bisa membuat sirkulasi oksigen di dalam mobil berkurang.
  • Jangan tinggalkan bayi sendirian di bak mandinya. Bisa beresiko tenggelam atau tersedak air. Abaikan bunyi handphone atau bel pintu jika sedang memandikan bayi.
  • Pilihlah mainan untuk bayi sesuai dengan usianya. Jangan memilih mainan yang terdapat elemen-elemen kecil yang memungkinkan bayi untuk memakannya. Selalu perhatikan petunjuk usia dan cara penggunaan dalam memilih mainan untuk bayi.
  • Jika memberikan susu dengan botol, jangan lepaskan pengawasan. Selalu pegangi botol susunya dan usahakan letak kepala bayi lebih tinggi dari perutnya jika tidak ingin beresiko tersedak atau muntah.
http://www.ayahbunda.co.id

Memandikan Bayi Prematur


Memandikan Bayi Prematur  Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda

Biarpun mungil dan terlihat ringkih, bayi prematur tetap perlu dimandikan. Begini caranya:
  • Selama beberapa minggu pertama cukup dengan mandi kering, yaitu menyekanya dengan waslap yang dibasahi air hangat. Kulit tubuhnya masih dangat tipis sheingga sangat sensitif. Cukup bersihkan bagian muka, tangan, dan daerah sekitar popok.
  • Bila bayi sudah mencapai bobot 3 kg, barulah perlu mandi dengan cara mandi basah di dalam bak mandi bayi.
  • Pilih sabun mandi khusu bayi yang tidak memicu timbulnya iritasi, atau yang memang khusu untuk kulit hipersensitif.
  • Pastikan air mandi tidak terlalu panas atau terlalu dingin, karena kulit bayi masih dangat sensitif.
  • Jangan menggosok kulit bayi terlalu keras pada say menyabuni maupun mengeringkan tubuhnya, untuk menghindari iritasi dan lecet.
http://www.ayahbunda.co.id

Tanda Gigi Susu Tumbuh


Tanda Gigi Susu Tumbuh  Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda

Kebanyakan gigi susu atau gigi yang pertama tumbuh mulai tampak pada usia 6 bulan. Gigi susu berfungsi penting dalam mempengaruhi kondisi serta kelancaran pertumbuhan gigi tetap kelak.

Tanda-tanda gigi susu pertama tumbuh:
  • Air liur lebih banyak dan sering menetes keluar.
  • Menggigit-gigit benda yang agak keras, karena gerahamnya terasa gatal.
  • Sering memasukkan jari-jari tangannya ke dalam mulut, seperti mau digigit-gigit.
  • Bayi terlihat gelisah, tidak bisa diam, atau menjadi mudah marah (sensitif).
  • Gusi bayi terlihat membengkak dan berwana kemerahan, seperti terkena sariawan (sore gums).
  • Nafsu makan turun dan sering susah tidur.
  • Ada yang pipinya terlihat agak membengkak.
  • Kadang-kadang, ada yang disertai demam (kalu teradpat gejala seperti demam yang tidak turun-turun selama beberapa hari, atau diare, Anda perlu waspada adanya serangan penyakit, misalnya infeksi sistem pencernaan).
Fungsi gigi susu:
  • Mengunyah makanan, sekaligus membantu perkembangan tulang dan otot rahang.
  • Membantu proses perkembangan bicara balita.
  • Membuka jalan, tempat atau ruang untuk pertumbuhan gigi tetap.
  • Mempermanis penampilan si kecil, misalnya saat dia tersenyum.

10 Tips Ganti Popok


15 Trik Bonding Ayahbunda.co.id
Image by : Dokumentasi Ayahbunda
Ikatan yang kuat antara ibu dengan bayinya akan memberi rasa aman dan percaya diri sang anak. Sebelum terlambat, ayo pelajari strateginya!
  1. Lakukan IMD. Menyusui saat setelah melahirkan akan membentuk ikatan batin yang kuat sejak dini lewat kontak kulit antara ibu dan bayi.
  2. Rooming-in. Satu kamar dengan bayi Anda selama 24 jam penuh pasca melahirkan memberikan kesempatan untuk mengetahui kebutuhan bayi dan cara menanggapinya. Minta suami menemani untuk membantu bila Anda melahirkan Caesar dan kondisi belum pulih.
  3. Menyusui. Jarak pandang bayi yang baru lahir sekitar 30 cm atau dikenal sebagai jarak menyusui. Bayi akan menatap wajah dan mata Anda dalam waktu lama.
  4. Pijat. Sentuhan saat dipijat membantu bayi lebih relaks, terutama bagi bayi yang sulit menenangkan diri. Namun, jangan menunggu sampai dia rewel. Lakukan secara rutin, sebelum dan sesudah mandi serta saat mengganti popok.
  5. Gendong. Menggendong balita saat Anda melakukan berbagai aktivitas memberikan kesmepatan pada anak untuk tetap dekat dengan Anda. Gerakan tubuh saat menggendong akan menenangkan dan memberi sensasi seperti saat dalam kandungan.
  6. Bermain. Ciluk, ba! Bayi baru lahir sangat tertarik dengan ekspresi wajah seseorang. Selain mendekatkan Anda dengan anak, beramin “ciluk ba” mengembangkan kemampuan motorik halus dan pengenalan obyek.
  7. Bacakan buku. Membaca buku membantu bayi Anda memahami dan percaya pada Anda.
  8. Berbicara. “Ngobrol yuk!” Bayi lebih suka mendengar suara Anda disbanding bunyi mainan. Bayi pun merasakan cinta dan kasih sayang dari suara Anda.
  9. Menyanyi. “Do..Re…Mi…” Bernyanyi untuk bayi adalah kegiatan yang menyenangkan. Anda bisa bernyanyi sambil tepuk tangan atau menggelitik.
  10. Kontak mata. Tatap matanya saat Anda memberinya makanan pendamping ASI. Selain membangun keterikatan, ia akan belajar mengenali dirinya sendiri dan membantu meningkatkan kemampuan mental dan fisik.
  11. Cium sayang. Ciuman adalah tanda cinta yang dapat lebih mempererat ikatan. Bahkan ciuman orang tua dapat menyembuhkan semua penyakit.
  12. Pamit dulu. Sebelum meninggalkan bayi, misalnya untuk menjawab telepon atau ke kamar mandi, beritahu anak apa yang akan Anda lakukan. Dengan mendengar suara Anda, ia tenang karena tahu Anda tak jauh darinya.
  13. Ada saat dia bangun. Usahakan berada di sisinya saat dia bangn tidur. Beri pelukan dan ciuman. Tindakan ini baik untuk bayi yang sering terbangun dan langsung menangis.
  14. Mandi bersama. Sentuhan Anda ketika memandikannya, menstimulasi indera perasa anak. Biarkan dia bermain air, merasakan sentuhan air di kulitnya dan perbedaan ketika dia diselimuti dengan handuk.
  15. Berdansa. Dansa yo dansa..Bayi bisa menjadi pasangan dansa Anda yang menyenangkan. Pasanglah musik yang lembut dan berdansalah. Di amenyukai musik, gerakan, dan kedekatan dengan Anda.
http://www.ayahbunda.co.id