Pijat bayi sebenarnya tidak hanya bermanfaat untuk
fisik si kecil, tetapi juga bisa menjadi sarana dimana Anda dan bayi
Anda bisa berduaan dalam suasana rileks dan menyenangkan. Bahkan, bagi
para ibu baru yang terkena depresi pasca melahirkan, salah satu obatnya
adalah aktifitas yang satu ini, pijat bayi!
Pijat bayi sudah semakin populer belakangan ini, sehingga jika Anda
ingin belajar secara langsung, sekarang sudah banyak klinik, bidan dan
rumah sakit yang mengadakan kelas pelatihan pijat bayi, terutama di
kota-kota besar.
Nah, bagi Anda yang ingin mengintip, seperti apa sih pijat bayi itu,
berikut kami beberkan langkah-langkahnya, disertai dengan gambar.
Teknik pijat bayi yang kami jelaskan di sini cocok untuk bayi yang
belum bisa merangkak. Oya, satu hal penting sebelum Anda memulai, jangan
memijat bayi Anda sesaat sebelum maupun sesudah minum ASI/makan,
ataupun ketika ia sudah mengantuk. Lokasinya bisa di mana saja yang
nyaman untuk Anda berdua. Yang jelas, sebaiknya dilakukan di atas lantai
dan dialas dengan handuk. Siapkan juga semangkuk kecil minyak (minyak
zaitun dan
virgin coconut oil paling bagus).
Kaki – bagian ini merupakan bagian yang terbaik
untuk memulai pijatan, karena merupakan bagian yang paling tidak
sensitif diantara bagian tubuh bayi yang lain. Colek sedikit minyak,
mulai pijat dengan kedua tangan Anda secara perlahan, mulai dari daerah
paha, terus ke bawah. Buatlah pijatan secara bergantian antara tangan
kanan dan kiri Anda. Gerakan pijatan harus selembut mungkin, meniru
gerakan memerah susu. Pindah ke kaki yang sebelahnya lagi dan lakukan
pijatan yang sama.
Telapak Kaki – Ambil salah satu telapak kakinya dan
secara lembut putarlah beberapa kali ke arah kiri, lalu ulangi lagi ke
arah kanan. Setalah itu, pijatlah punggung telapak kakinya mulai dari
arah mata kaki ke arah jari-jari kaki. Pindah ke telapak kaki satunya
dan ulangi seperti itu.
Tumit – Gunakan ibu jari Anda untuk memijat dengan membentuk lingkaran pada tumit bayi Anda
Jari Kaki – Bagian ini
adalah penutup dari pijatan bagian kaki bayi. Peganglah jari mungilnya
satu per satu menggunakan ibu jari dan telunjuk Anda, kemudian secara
lembut tariklah searah dengan jarinya sehingga jari-jari Anda terlepas
di ujung jari kaki bayi. Lakukan untuk kesepuluh jari kakinya.
Lengan – Ambil salah satu
lengannya dan lakukan gerakan seperti yang Anda lakukan terhadap kakinya
– gerakan seperti memerah susu, mulai dari ketiaknya, terus hingga ke
pergelangan tangan. Kemudian pegang telapak tangannya, dan putar-putar
secara perlahan beberapa kali, ke arah kanan dan kiri. Pindah ke lengan
satunya lagi dan lakukan hal yang sama.
Telapak Tangan – Dengan menggunakan ibu jari Anda, pijatlah telapak tangan bayi Anda dengan gerakan memutar.
Jari Tangan – Sama seperti
jari-jari kaki, secara lembut ambil satu per satu jari tangannya
menggunakan ibu jari dan telunjuk Anda, lalu tarik secara perlahan.
Dada – Katupkan kedua
telapak tangan Anda (seperti tapak Budha), lalu letakkan pada dadanya
dalam keadaan seperti itu. Secara perlahan, buat gerakan ke arah luar
tubuh bayi, sehingga telapak tangan yang terkatup secara perlahan
terbuka menghadap ke bawah, dan telapak tangan Anda akhirnya menempel
dan berjalan di atas dadanya. Ulangi beberapa kali.
Masih pada bagian dada, kali ini letakkan salah satu telapak tangan
Anda dengan menghadap ke bawah, di daerah dada bayi, kemudian buatlah
pijatan lembut ke bawah, ke arah pahanya. Buatlah gerakan ini secara
bergantian, dengan tangan kanan dan kiri Anda.
Punggung – Balikkan tubuh
bayi Anda secara perlahan, sehingga ia tengkurap. Posisi Anda berada di
salah satu sisinya. Dengan menggunakan jari-jari tangan Anda, buatlah
pijatan lembut melingkar dengan kedua tangan, dimulai dari bawah
lehernya, sampai ke pantat si kecil. Pindahlah posisi Anda ke sisi
sebelahnya lagi dan lakukan gerakan yang sama.
Masih pada bagian punggung, kali ini buatlah pijatan agak kuat dari sebelumnya, mulai dari bagian bahu, terus hingga ke kakinya.
Setelah selesai, Anda bisa memasangkan popoknya, lalu menggendong atau menyusuinya. Selamat mencoba!
http://www.tipsbayi.com
Tidak ada komentar:
Posting Komentar