TERKADANG kita mendengar teman mau pun kerabat berkata,
mengapa dia bisa jatuh sakit, padahal sudah sangat menjaga kebugaran tubuh
dengan cara berolahraga? Ini barangkali berkaitan dengan kepercayaan orangtua
zaman dulu tentang bibit, bobot bebet.
Namun tentu tidak seekstrem itu.
Seperti diungkapkan familynewsdaily,
banyak dokter menyarankan agar orang tahu sejarah kesehatan keluarga hingga
tiga generasi. Dengan mengetahui riwayat kesehatan keluarga, maka Anda bisa
melakukan langkah-langkah antisipasi, termasuk membiasakan pola makan dan
kegiatan sang buah hati.
Menulis riwayat kesehatan keluarga tidak perlu dilakukan
secara detail. Cukup mengetahui kakek, nenek buyut, kakek nenek, dan orangtua
mederita penyakit apa dan jika sudah meninggal sebelumnya sakit apa dan
meninggal karena apa.. Semakin banyak yang diketahui, semakin banyak pula
langkah pencegahan yang bisa dilakukan.
Nah, di masa liburan seperti sekarang, di mana banyak
keluarga berkumpul atau tradisi saling mengunjungi, bisa menjadi kesempatan untuk
mulai mengetahui riwayat atau sejarah kesehatan keluarga. Setelah itu, bisa
melakukan konsultasi dengan dokter dan mulai mengubah gaya hidup dan pola makan diri sendiri, dan
tentu juga keluarga.
sangbuahhati.com

Tidak ada komentar:
Posting Komentar